Kabar dari Ende

Kemarin pagi saya dengar radio. Pro3 sedang memutar dialog tentang ketahanan pangan dan pertanian. Acaranya disiarkan langsung dari RRI Ende. Seorang pemuda dari sekolah tinggi pertanian dan dosen dari universitas di Flores mengajukan pertanyaan. Saya tidak mau membicarakan isi dialog tersebut. Saya ingin menyampaikan perasaan saya saja. 

Di tengah keriuhan isu penistaan agama di TV, media daring, dan media sosial, tema dalam dialog radio tersebut membuat hati saya merasa nyes. Ini lho ada hal konkret yang bisa kita pikirkan alih-alih bahas isu itu terus menerus yang sama sekali tidak berhubungan dengan hidup kita, kecuali hanya soal ego yang terluka. 

Selain itu, ada suara dari wilayah yang samar-samar kita ketahui lokasinya, Ende. Selama ini kita sibuk mendengar dari–dan karenanya merasa sebagai orang–Jakarta. Wah, jadi pengen ke Ende dan mimik es degan di sana.

Advertisements

2 thoughts on “Kabar dari Ende

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s