90-an Itu Biasa Saja

Cerita tentang kenangan tahun 90-an sedang sangat digemari beberapa tahun belakangan. Seolah-olah tahun tersebut adalah tahun paling membahagiakan. Padahal itu periode yang biasa saja, sama dengan demam 80-an di tahun-tahun awal 2000-an. Begitu saja. 

Kupikir tiap generasi punya kenangan bahagia masing-masing dan merasa bahwa generasinyalah yang paling membahagiakan, paling spektakuler. Padahal ya begitu saja. Kamu sendiri yang ada dalam kenangan itu dan bahagia karenanya. Apakah anak generasi 90-an masih bahagia mengingat saat kecilnya hanya bisa iri melihat temannya bermain tasoz karena ibunya tak punya uang untuk membelikan ciki berhadiah itu? 

Lantas tiba-tiba anak-anak muda ingin kembali ke masa itu. Ya nggakpapa juga. Asal jangan ingin kembali ke masa ‘enak zamanku to?’ Itu saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s